Download

Sebuah Parodi: Malapetaka Bagi Kapitalis

Parodi menyedihkan dari tuan kapitalis Menyayat tubuh buruh dengan laknatnya Mereduksi kebahagiaan menjadi kesengsaran Mengekang upah Menghisap tenaga sampai sum-sum tulangnya Parodi menyedihkan Si jago-jago borjuis Menyerang etika sosial revolusioner Prasangka-prasangka buruk di khotbahkan Bahwa dunia...

Cacatan Melankolis: Rindu Dalam Imaji Revolusi

I Catatan ini amat melankolis Syairnya terbilang rindu Tekenang dalam imaji Tak kala menjadi harmoni, merdu Bila sejarah adalah empu Tak ku biarkan berlalu Tentang yang telah lalu Enggan menyumblim bak empedu Hadirmu...

Elegi, Dari Muara Amarah Di Tiris Tempat Hajat

Sudah kumendekap dingin, memeluk ngantuk untuk mengusir kerinduan. saat itu riuh suara kitab berenai-enai di ruang dengar pada garis batas cahaya dan gulita. Untaian kalimat...

Sang Putri, Bebaskanlah Diri Kau

Kau sang putri dunia Pemuja khalayak remaja Kecantikan kau tak terkalah Bagai bidadari surganya dunia Pantaskah kau dilema dan membisu dalam kesedihan batara kala? Kau tahu, dunia tak ada...

Must Read

Pesta di Kota dan Tangis Dalia di Hutan

“Pecundang!” adalah kalimat bagi mereka yang cuma membiarkan masalah pemusnahan ini berlanjut. Kolom.lentera.co.id -- Kita sedang membayangkan, siang dan malam, panas dan hujan, anak itu...

Warna Hitam Tak Berjenis Kelamin Laki-laki

Oleh : Nuranisa Fataruba* Hidup dalam hegemoni kaum laki-laki sudah tentu saja menjadikan perempuan sebagai makhluk nomor kesekian untuk bependapat apalagi bertindak hingga dalam ruang...

Gonjang – Ganjing Politik Loiteglas

PUBLIK terkejut, ketika melahap informasi tak sedap di surat kabar tentang, 14 anggota dewan dan Sekretaris Dewan (Sekwan) tidak turut hadir dalam sidang pengumuman...